awang's posts with tag: only one eart

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag only one eart
Blog EntryKenapa Kita Tidak Bersyukur… ?Jun 28, '08 6:10 AM
for everyone

Kenapa Kita Tidak Bersyukur… ?

Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

“Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah di antara kita yang diberi anugerah Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkah Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepadaNya)?”
“[Al An'aam' , ayat 53 ]

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
[Ali 'Imran , ayat 180]

sumber : www.awan965.wordpress.com

Perhatikan foto-foto di bawah ini!

Jika dibandingkan dengan kita sekarang, sudah beryukurkah kita?

“I felt very fortunate to live in this part of the world. I promise I will never waste my food no matter how bad it can taste and how full I may be. I promise not to waste water. I pray that this little boy be alleviated from his suffering.”

“I pray that we will be more sensitive towards the suffering in the world around us and not be blinded by our own selfish nature and interests. I hope this picture will always serve as a reminder to us about how fortunate we are and that we must never ever take things for granted.”

” Think & look at this…when you complain about your food and the food we waste daily…” MAY ALL BEINGS BE FREE FROM SUFFERING!!!! “


LinkCampaign Pelangi - HomeJun 7, '08 10:37 AM
for everyone
Link: http://campaign.pelangi.or.id/

yang mau jalan2 liat info bumi

Blog Entryaku dan butet manurung.Jun 6, '08 8:17 AM
for everyone
Rasanya tak pantas aku disandangkan dengan Butet Manurung. melihat dia aku merasa tak berarti lagi. walaupun aku masih giat menjadi aktivis lingkungan di Yayasan Binakelola Lingkungan (BIKAL) di wilayah Kota Bontang. tetapi aku malu dengan diriku sendiri. Dibalik tubuh kurusnya begitu besar menyimpan semangat sehingga akupun tak sanggup membayangkan kekuatannya dalam mengajar anak rimba di suku anak dalam di Sumatra.

kemarin (5 Juni) aku bvertemu dia, tak ada wajah penat ataupun bosan dalam memperjuangkan kaum marjinal di indonesia yang banyak orang menggangap mereka bodoh. tetapi dari sinilah aku sadar, butuh pengorbanan dan kerja keras untuk menjadi lebih baik. saatnya ku pompa semangatku lagi. kondisi Taman Nasional Kutai yang sekarang ini sangat memilukan membuat aku lebih semangat dalam beramal lagi. terima kasih butet manurung atas inspirasimu untukku.


Blog EntryHari Lingkungan Hidup Se-dunia Tahun 2008Jun 1, '08 7:09 AM
for everyone
Gambar disamping merupakan tema yang diusung untuk Hari Lingkungan Hidup Dunia Tahun 2008, sementara untuk Indonesia yang ditetapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup adalah "Ubah Prilaku dan Cegah Pencemaran Lingkungan".

Selamatkan Bumi dengan TanganMU.


Ini bukanlah tenda untuk berkemah tetapi ini adalah Abod, sebuah rumah semi permanen maupun bisa juga dijadikan permanen yang telah memenangkan sebuah penghargaan untuk proyek kecil dari Institut Arsitek di Amerika (American Institute of Architects) atas desain dan inovasinya

Rumah Abod adalah rumah yang bisa dibangun dalam waktu 1 hari dengan tenaga kerja cukup dengan 4 orang saja dan juga hanya membutuhkan sebuah obeng (screwdriver) dan sebuah alat penusuk (awl).

Abod sendiri memang ditujukan untuk 2 hal yaitu sebagai rumah bagi orang miskin yang tidak mempunyai banyak uang tentunya dan rumah darurat bagi daerah yang sedang dilanda bencana seperti gempa bumi, tsunami.

Ukuran Abod walaupun kecil (panjang 3,65m x lebar 3,05m x tinggi 1,83m) tetapi diyakini cukup membuat semua orang yang tinggal di dalamnya merasa layak sebagai sebuah rumah.

 

Karena memang Abod untuk juga dapat digunakan untuk rumah darurat bagi korban bencana maka Abod telah dipacking dengan sebuah kotak kayu dengan ukuran 1,2 x 3,6 x 0,6m sehingga Abod dapat dikirim dan didistribusikan dengan mudah.

Material yang digunakan juga menggunakan bahan yang tidak mudah terbakar sehingga akan meminilisasi kebakaran yang merembet yang biasa terjadi pada perkampungan padat penduduk.

Abod sendiri tidak perlu menggunakan landasan dari beton karena di tanah pun abod bisa dipasang dengan menggunakan alat tambahan untuk mengikatnya ke tanah sehingga tidak mudah terbawa angin atau bergerak.

Dan bila memang dibutuhkan, Abod bisa digabungkan sehingga bisa mempunyai ruang yang lebih luas.

Sepertinya pemerintah Indonesia, khususnya Jakarta perlu bekerja sama dengan perusahaan pembuat Abod ini karena kami yakin kota Jakarta akan jauh lebih terlihat indah dibandingkan dengan bagunan liar yang ada di pinggir kali maupun samping rel kereta api.




Tempat kita (bumi), ternyata tidak ada apa- apanya dijagad raya, jadi mengapa kita masih saja sombong dan angkuh berjalan dimuka bumi...























Survey terbaru yang dilakukan Gallup, 91 persen warga Amerika mengatakan bahwa agama "bukan sesuatu yang sangat penting" dalam kehidupan mereka  

Hidayatullah.com--Hampir 91 persen dari yang mengatakan bahwa agama "bukan sesuatu yang sangat penting" dalam kehidupan mereka dan perceraian "dapat diterima secara moral," menurut Gallup.

Suatu kekhawatiran terhadap 70 persen dari orang Amerika sekarang percaya bahwa perceraian secara moral dapat diterima, menurut jajak pendapat yang baru-baru ini dilakukan oleh Gallup's 2008 Values and Beliefs survey.

"Suatu pandangan baru - catatan tertinggi -menampilkan peningkatan sebesar 11 persen dari 7 tahun yang lalu dan sekitar 3 persen kenaikan dari 2 tahun lalu. Hanya 22 persen dari orang Amerika mengatakan mereka percaya perceraian salah secara moral," menurut hasil survei tersebut.

Penerimaan perceraian di antara orang Amerika menempati peringkat tertinggi dipandingkan dengan 16 masalah etis lainnya menurut survey-termasuk hukuman mati, perjudian, seks pra-nikah, homoseksualitas, aborsi dan penelitian medis terhadap hewan. Selain itu, perceraian meningkat cepat dan diterima secara moral diantara orang Amerika dibandingkan dengan permasalahan etis lainnya.

Walaupun hasilnya mengungkapkan penerimaan terhadap perceraian makin meningkat, dimana saat ini sudah berada pada titik "secara moril dapat diterima oleh mayoritas hampir setiap kategori pendudukan utama masyarakat Amerika, namun mereka yang mengidentifikasikan dirinya sebagai "konservatif", "beragama", atau berusia lebih dari 65 tahun mengatakan bahwa perceraian "secara moral adalah salah. "

Namun di lain pihak mereka yang menyatakan dirinya sebagai "liberal", "bebas," dan "tidak percaya", sebagian besar menanggapi dan mengatakan perceraian secara moral "dapat diterima".

Survei itu juga menguatirkan kenaikan terhadap penerimaan isu-isu lain, dimana lebih dari 70 persen dari orang Amerika terus melakukan bunuh diri, mengkloning manusia, poligami, dan laki-laki dan wanita yang telah menikah berselingkuh sebagai "suatu bentuk moral yang dapat diterima."

Hasil jajak pendapat Gallup berdasarkan survei telepon kepada lebih dari 1.000 orang dewasa. [chtp/www.hidayatullah.com]

VideoSami Yusuf - Asma AllahMay 12, '08 9:07 AM
for everyone


Import.flv (12.6 MB)

Photo AlbumLiburan Ke Pelabuhan Ratu (4 photos)Apr 20, '08 12:09 AM
for everyone

VideoKickAndy : Andy's Diary [3]Apr 18, '08 10:37 AM
for everyone
kisah pejuang timor - timur yang dianggap separatis. aku juga ngak tahu didunia ini yang mana pahlawan atau penjahat ??


Import.flv (6.4 MB)

Blog EntrySetitik Harapan di Hutan Warisan Raja KutaiApr 18, '08 8:45 AM
for everyone
Sinar terik yang memancar di atas kawasan Taman Nasional kutai tek membuat lelah untuk menantang hari yang semakin sulit. Keadaan hutan yang semakin rusak dan kondisi harga pangan dan sandang yang selalu melonjak naik membuat semua orang harus “survive” untuk hidup. Wajah tak legam dimakan panas mulai mengendarai sepeda motor bebek menuju ke Sengata. Dengan jalanan rusak dan berlobang tak membuat surut semangat yang masih membara diantara raut wajah yang tua. Hampir 300 kg gula aren dari masing – masing anggota kelompok Nyiur Melambai dibawa dan dipasarkan di Sengata Kutai Timur.

        Gula aren merupakan produk utama dari kelompok Nyiur melambai yang tinggal di Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan 40 Km dari Sengata Kabupaten Kutai Timur dan 20 Km dari Kota Bontang, tepatnya didalam kawasan Taman Nasional Kutai. Hasil hutan bukan kayu inilah yang menopang kehidupan 8 anggota termasuk bapak Abdul Azis. saat ini kelompok Nyiur melambai sudah memproduksi hampir 1 ton gula aren perbulan, permintaan yang cukup banyak di sengata menyebabkan pemasaran hanya Sengata.

     Tak banyak mimpi yang ingin dirajuk, hanya menginginkan untuk hidup sejahtera dan dapat menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi. Keinginan inilah yang membuat kelompok nyiur melambai merangkak untuk maju. Di waktu yang lalu kendala penjualan gula aren sangatlah sulit. Banyak gula aren harus rusak dan mencair karena sudah terlalu lama, sehingga rupiah yang diharapkan mencair dengan mencairnya gula aren, karena faktor distribusi dan kurang tahunya penjual tentang gula aren yang ada di Kandolo. Standarisasi kesehatan dalam gula aren pun dipikirkan guna kenyamanan konsumen dalam menikmati gula aren. Dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kutai Timur dan Yayasan Binakelola Lingkungan ditahun 2006 serta dukungan dari MFP sehingga perijinan ini keluar.

 

 

     Banyak pemuda yang beranggapan bahwa pekerjaan gula are merupakan pekerjaan orang tua saja, menyebabkan pekerjaan ini tidak dipandang “seksi” dalam mendapatkan rupiah yang mencukupi, tetapi dengan mudahnya pemasaran yang dirasakan saat ini, pekerjaan ini tidaklah dipandang sebelah mata. Pekerjaan dalam mengolah aren haruslah dengan ketelitian dan ketekunan. Mimpi untuk sejahtera akan terwujud dengan hutan yang lestari guna mendukung keberadaan pohon – pohon aren.

       Lain halnya dengan kelompok Pangkang Lestari yang berada di Teluk Lombok, desa Sangkima Kecamatan Sengata Selatan Kutai Timur, potensi hutan bakau yang melimpah berjajar rapi diantara pantai yang membujur. Warna hijau begitu apik seperti ditata dengan tangan – tangan yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Keanekaragaman hayati yang bergitu tinggi membuat kita berdecak kagum akan limpahan rahmat yang terkandung didalamnya.

      Desa kecil yang mereka tinggali merupakan desa kecil yang berpenghuni mayoritas pendatang dari Sulawesi Barat tepatnya Mamuju. Pola hidup melaut sudah mendarah daging dalam darah mereka. Di tahun 80an penduduk Teluk Lombok mulanya hidup ditepi pantai, tetapi karena abrasi air laut, sehingga pasir pantai terkikis sampai di rumah penduduk. Berawal dari sinilah penduduk ramai – ramai untuk pindah lebi dalam lagi, hingga mencapai daratan di belakang hutan bakau. Pola hidup melaut seperti mencari ikan, kerang dan teripang merupakan penopang ekonomi tiap penduduk.

     Seiring dengan akses yang mudah dan lebih pahamnya penduduk tentang informasi. Pengembangan pola mata pencarianpun mulai bergeser dan mulai dinamis dengan kondisi alam di Teluk Lombok. selain melaut pengembangan lain mulai bergerak seperti pembibitan bakau dan Tambak kepiting bakau.

    Pembibitan pohon bakau sudah berjalan 2 tahun terakhir ini dengan menggunakan pola tradisional di masyarakat sedangkan tambak kepiting bakau sudah berjalan dengan dukungan Mitra Taman Nasional Kutai. Awalnya usaha kepiting bakau dimulai dengan menggunakan demplot, karena terjadi hilangnya kepiting dalam demplot menyebabkan budidaya kepiting dialihkan lagi degan menggunakan system tambak. Lahan tambak yang berukuran 30 m x 40 m dan 4 sekat penggemukan dengan ukuran 10 m x 20 m berada di antara hutan bakau yang asri. saat ini bibit kepiting bakau yang akan digemukkan dan dibiakkan mencapai 90 kg.

     kearifan pada alam merupakan manifestasi tertinggi dalam bentuk mensyukuri nikmat Tuhan. Alam bukanlah obyek yang harus dikelola dengan paksa tetapi alam adalah obyek yang harus diperlakukan mesra. Kerusakan hutan di Taman Nasional Kutai bukanlah hal untuk dikutuk ataupun mencari kambing hitam. tetapi marilah kita mengambil peran dalam mengelola hutan.


Blog EntryAyo buat perubahan demi pramuka.Apr 14, '08 3:58 PM
for everyone

(setitik pengalaman Saka Wanabakti Bontang)

Berbicara tentang pramuka, mungkin akan membuat orang mengerutkan kening. Ah pramuka lagi paling tepuk tangan dan bernyanyi. Apakah memang pramuka demikian. Mungkin benar pramuka didaerah merupakan lembaga yang banyak menyedot APBD untuk pembinaannya sementara tidak banyak memberikan kontribusi pembangunan saat ini. Apakah pramuka memang bermanfaat ? apabila kita menanyakan pada “orang pramuka” mungkin ya, tapi coba kita tanyakan kepada orang yang bukan pramuka. Apakah menarik ? mungkin orang akan mengatakan “capek deh”.

 

Kemanakah seharusnya pramuka melangkah. Saat ini pramuka bisa dikatakan jalan ditempat atau bahkan mati suri. Pramuka bukanlah pilihan yang patut dipilh pada menu siswa didik. Pramuka bukanlah organisasi yang bergensi untuk diikuti. Mengapa ? saatnya “orang pramuka” menyadari hal ini, lembaga janganlah bersikap bagai katak dalam tempurung. Pramuka bukanlah menu utama yang patut dipilih pada daftar nama – nama ekstraulikuler di sekolah. Pramuka diangggap sebagai momok yang menakutkan. Momok dimana siswa akan di plonco dan akan dikerjai apabila masuk. Setelah itu harus bersikap seperti militer, harus hormat kakak – kakak senior. Apakah ini memang potret pramuka ? mengapa pramuka tidak lagi plopuler ditengah maraknya ekstrakulikuler yang lain seperti basket, KIR, PMR dll. Pertanyaan ini haruslah dijawab oleh “orang pramuka”. Lagu disana senang disini senang dari jaman kuda makan besi sampai zaman internet sekarang masih saja dinyanyikan,. Apakah memang “orang pramuka” tidak kreatif. karena sekarang semuanya telah berubah, pola pikir peserta didik juga berubah.

 

Ditambah lagi ditiap tempat antara daerah dan cabang kadang tdak harmonis. Saat ini pramuka didaerah banyak yang mati suri sehingga membuat cabang – cabang kadang bingung kemana harus berkonsultasi. Tetapi suasana yang berbeda ketika aka nada kegiatan nasional, orang – orang akan berbondong – bonding untuk menggunakan seragam untuk bisa ikut kegiatan nasional. Saya sendiri kadang berpikir apakah pramuka memang tujuannya hanya untuk mengikuti kegiatan nasioanal. Disinilah letak kesalahannya, pramuka tidak mempunyai target yang jelas dalam 5 tahun ataupun 10 tahun kedepan. Pramuka hanya berjalan tanpa tujuan yang jelas tanpa arah yang pasti. Sehingga kesan ceremonial sangat kental terasa.

Saya mungkin akan bercerita sedikit tentang pengalaman Saka Wanabakti Kwartir Cabang Kota Bontang. Wanabakti di bontang berusaha untuk merubah pemikiran ini. Berusaha untuk melakukan perubahan dalam segala system. Dimulai dari pendanaan sampai pada metodelogi dalam pengembangan kapasitas anggota serta tak lupa membangun jaringan. Wanabakti bontang mulai tahun 2004 sampai sekarang banyak melakukan kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan, karena pada awalnya wanabakti bontang hanya bergelut di bidang kehutanan. Sementara secara tehnis anggota yang berasal dari sekolah tingkat SMA tidak bisa diberatkan dengan harus menguasai tehnis – tehnis di kehutanan. Akhirnya dengan banyak melakukan perubahan maka yang paling ideal adalah dengan melibatkan anggota dalam kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Metode yang dipakai adalah kampanye lingkungan.

 

Latihanpun banyak diisi dengan materi pengembangan diri. Materi ini meramu materi lingkungan dengan permainan. Peningkatan kapasitas anggota adalah hal mutlak yang harus dilakukan, kami berpendapat bahwa bekal yang didapat di wanabakti merupakan bekal yang akan dibawa keperguruan tinggi dan bahkan seumur hidup. Dalam berjaringan wanabakti bontang selalu membuka diri  dan berusaha untuk membuat jaringan hingga tingkat provinsi dan nasional. Ditingkat provinsi  wanabakti berjaringan pada jaringan pendidikan lingkungan hidup (JPL) kaltim yang anggotnya WWF, Borneo orangutan survival Fondation, TNC, BIKAL dll. Ditingkat nasional masuk pada  anggota JPL Nasional. Untuk pendanaan kegiatan wanabakti bekerjasama dengan perusahaan – perusahaan yang berada di Kota Bontang, dalam hal ini dibawah naungan Mitra Taman Nasiona Kutai. Pendanaan yang berasal dari kwartir cabang kadang tidak bisa diharapkan dan juga pendanaan dari pihak Kehutanan.

 

Saatnya pramuka berubah, saatnya pramuka menentukan araha yang pasti dalam melangkah. Adalah tanggung jawab kita bersama dalam membentuk watak anak bangsa yang memiliki jiwa patriotisme kebangsaan. Buatlah perubahan karena dunia setiap detik berputar, waktu tidak mungkin menunggu kita untuk bergerak. Bagaimana ? wanabakti sudah bergerak, bagaimana dengan ditempat anda.

 


Blog EntryDemokrasi SeniApr 14, '08 10:57 AM
for everyone

Saat menonton democrazy yang ditayangkan di metro tv yang ditayangkan setiap minggu malam. saya tergelitik ketawa dan juga mungkin menertawakan diri saya. Bagaimana kebebasan berekspesi yang digaungkan oleh berbagai pihak seolah melegitimasi setiap langkah dalam berekspresi. Saat ini Indonesia merupakan Negara yang bisa dikatatakan sangat plural dan hamper memaklumi semua. Contohnya ketika terjadi korupsi, ya dimaklumi. Ketika terjadi pornografi dan pornoaksi ya dimaklumi, karena semuanya mempunyai dalih untuk kebebasan berekspresi.

Apakah memang kebebasan yang terjadi saat ini Benar – benar merupakan bawaan yang harus dan dimaklumi dalam berdemokrasi. Apakah memang semuanya ditolerir ketika mengatas namakan seni ?. bagaimanakah seharusnya memperlakukan seni?. Seni merupakan hal yang abstrak dan sangat didominasi oleh perubahan zaman. Seni yang dihasilkan bangsa mesir ataupun bangsa china misalnya tidak akan sama, begitu juga orang jawa dan orang Kalimantan bahkan diseluruh bangsa ini seni yang merupakan karsa dan budaya tidak akan sama satu dengan yang lainnya.

Lantas apakah kiblat seni yang seharusnya diikuti ? kata hati ?, mungkin bisa jadi, tetapi apakah kata hati mewakili kita, atau mewakili sebagian orang untuk berekspresi. Untuk sebagian orang berekspresi merupakan bentuk aktualisasi diri yang  melambangkan kepribadian.  Lantas kemanakah arah berekspresi ? apakah hanya unsur untuk mengenalkan identitas ataukah untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan.

Bagaimanakah kalangan seni seharusnya bersikap?, kalangan seni seharusnya bijak dalam berekspresi dan haruslah mendidik. Tidak dengan alas an berekspresi sehingga melegalkan segala sesuatu yang mereka anggap seni. Setiap kita memmpunyai kewajiban dan kontribusi dalam mencerdaskan bangsa dan membuat bangsa kita bermoral. Membuat bangsa yang besar bukanlah tugas sebagian dari bangsa ini tetapi tanggung jawab kita bersama dalam mencerdaskan bangsa. Ketika kita saling mengutuk dan menyalahkan orang lain, apakah kita memang lebih baik dari pada orang yang kita kutuk. Marilah kita berekspresi dengan santun dan terhormat serta bertanggung jawab.

Kita hanyalah manusia yang selalu khilaf dalam melangkah, marilah kita menyatukan langkah dalam membangun bangsa ini, membuat bangsa ini tangguh dan bermartabat. Apakah kita rela bangsa ini selalu dalam hinaan bangsa lain ? apakah kita rela masih banyak rakyat bangsa ini menderita ? sementara kita hanya asyik mengkritik tanpa pernah berbuat. Sekarang mari kita berbuat jangan hanya menyalahkan, ajarkanlah bangsa ini dengan cara yang santun.

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help