Blog EntryAyo buat perubahan demi pramuka.Apr 14, '08 3:58 PM
for everyone

(setitik pengalaman Saka Wanabakti Bontang)

Berbicara tentang pramuka, mungkin akan membuat orang mengerutkan kening. Ah pramuka lagi paling tepuk tangan dan bernyanyi. Apakah memang pramuka demikian. Mungkin benar pramuka didaerah merupakan lembaga yang banyak menyedot APBD untuk pembinaannya sementara tidak banyak memberikan kontribusi pembangunan saat ini. Apakah pramuka memang bermanfaat ? apabila kita menanyakan pada “orang pramuka” mungkin ya, tapi coba kita tanyakan kepada orang yang bukan pramuka. Apakah menarik ? mungkin orang akan mengatakan “capek deh”.

 

Kemanakah seharusnya pramuka melangkah. Saat ini pramuka bisa dikatakan jalan ditempat atau bahkan mati suri. Pramuka bukanlah pilihan yang patut dipilh pada menu siswa didik. Pramuka bukanlah organisasi yang bergensi untuk diikuti. Mengapa ? saatnya “orang pramuka” menyadari hal ini, lembaga janganlah bersikap bagai katak dalam tempurung. Pramuka bukanlah menu utama yang patut dipilih pada daftar nama – nama ekstraulikuler di sekolah. Pramuka diangggap sebagai momok yang menakutkan. Momok dimana siswa akan di plonco dan akan dikerjai apabila masuk. Setelah itu harus bersikap seperti militer, harus hormat kakak – kakak senior. Apakah ini memang potret pramuka ? mengapa pramuka tidak lagi plopuler ditengah maraknya ekstrakulikuler yang lain seperti basket, KIR, PMR dll. Pertanyaan ini haruslah dijawab oleh “orang pramuka”. Lagu disana senang disini senang dari jaman kuda makan besi sampai zaman internet sekarang masih saja dinyanyikan,. Apakah memang “orang pramuka” tidak kreatif. karena sekarang semuanya telah berubah, pola pikir peserta didik juga berubah.

 

Ditambah lagi ditiap tempat antara daerah dan cabang kadang tdak harmonis. Saat ini pramuka didaerah banyak yang mati suri sehingga membuat cabang – cabang kadang bingung kemana harus berkonsultasi. Tetapi suasana yang berbeda ketika aka nada kegiatan nasional, orang – orang akan berbondong – bonding untuk menggunakan seragam untuk bisa ikut kegiatan nasional. Saya sendiri kadang berpikir apakah pramuka memang tujuannya hanya untuk mengikuti kegiatan nasioanal. Disinilah letak kesalahannya, pramuka tidak mempunyai target yang jelas dalam 5 tahun ataupun 10 tahun kedepan. Pramuka hanya berjalan tanpa tujuan yang jelas tanpa arah yang pasti. Sehingga kesan ceremonial sangat kental terasa.

Saya mungkin akan bercerita sedikit tentang pengalaman Saka Wanabakti Kwartir Cabang Kota Bontang. Wanabakti di bontang berusaha untuk merubah pemikiran ini. Berusaha untuk melakukan perubahan dalam segala system. Dimulai dari pendanaan sampai pada metodelogi dalam pengembangan kapasitas anggota serta tak lupa membangun jaringan. Wanabakti bontang mulai tahun 2004 sampai sekarang banyak melakukan kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan, karena pada awalnya wanabakti bontang hanya bergelut di bidang kehutanan. Sementara secara tehnis anggota yang berasal dari sekolah tingkat SMA tidak bisa diberatkan dengan harus menguasai tehnis – tehnis di kehutanan. Akhirnya dengan banyak melakukan perubahan maka yang paling ideal adalah dengan melibatkan anggota dalam kegiatan – kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Metode yang dipakai adalah kampanye lingkungan.

 

Latihanpun banyak diisi dengan materi pengembangan diri. Materi ini meramu materi lingkungan dengan permainan. Peningkatan kapasitas anggota adalah hal mutlak yang harus dilakukan, kami berpendapat bahwa bekal yang didapat di wanabakti merupakan bekal yang akan dibawa keperguruan tinggi dan bahkan seumur hidup. Dalam berjaringan wanabakti bontang selalu membuka diri  dan berusaha untuk membuat jaringan hingga tingkat provinsi dan nasional. Ditingkat provinsi  wanabakti berjaringan pada jaringan pendidikan lingkungan hidup (JPL) kaltim yang anggotnya WWF, Borneo orangutan survival Fondation, TNC, BIKAL dll. Ditingkat nasional masuk pada  anggota JPL Nasional. Untuk pendanaan kegiatan wanabakti bekerjasama dengan perusahaan – perusahaan yang berada di Kota Bontang, dalam hal ini dibawah naungan Mitra Taman Nasiona Kutai. Pendanaan yang berasal dari kwartir cabang kadang tidak bisa diharapkan dan juga pendanaan dari pihak Kehutanan.

 

Saatnya pramuka berubah, saatnya pramuka menentukan araha yang pasti dalam melangkah. Adalah tanggung jawab kita bersama dalam membentuk watak anak bangsa yang memiliki jiwa patriotisme kebangsaan. Buatlah perubahan karena dunia setiap detik berputar, waktu tidak mungkin menunggu kita untuk bergerak. Bagaimana ? wanabakti sudah bergerak, bagaimana dengan ditempat anda.

 


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help